Home / BERITA TERBARU / Yessy Melania Sosialisasikan UU No. 22 Tahun 2019

Yessy Melania Sosialisasikan UU No. 22 Tahun 2019

MELAWI,KALBAR (GMNews) – Anggota Komisi IV DPR RI Daerah Pemilihan KalBar II Fraksi NasDem, Yessy Melania, SE melakukan sosialisasi undang-undang Nomor 22 Tahun 2019 tentang Sistem Budidaya Pertanian Berkelanjutan kepada pelajar pertanian SMK Sabjanoba Kabupaten Melawi. Selasa, (2/3/2021).

Legislator muda asal partai NasDem ini melihat potensi petani millenial di Kabupaten Melawi dan Indonesia umumnya. Menyikapi potensi tersebut perlu ditanamkan dasar-dasar regulasi pertanian berkelanjutan. Berpijak dari data BPS Februari 2020 jumlah petani millenial Indonesia sebesar 13,6 juta dengan usia produktif 15 sampai dengan 39 tahun.

“Hampir 25,6 juta penduduk Indonesia berpendidikan SD. Tentu untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan pertanian Indonesia perlu peran serta semua pihak. Langkah awal untuk mewujudkan Kemajuan Pertanian, yaitu dengan mengembangkan Sumber Daya Manusia Pertanian itu sendiri”. Ungkap Yessy.

Dikatakan Yessy, pelajar SMK Pertanian, harus mulai dipersiapkan dan bersiap menyongsong moderenisasi pertanian di Indonesia. Stigma bahwa pertanian kotor, miskin, dan panas serta jauh dari kata keren menurut millenial harus diubah dengan pengembangan dan pelibatan teknologi dalam bertani.

“Saya yakin, jika generasi muda dibekali dan mau terjun ke pertanian, pertanian Indonesia bisa makin maju dan meningkatkan kesejahteraan serta menjamin kemandirian pangan bahkan kedaulatan pangan secara nasional”. Ucapnya.

Terkait UU No. 22 tahun 2019, Yessy menekankan bagi generasi muda bahwa pertanian berkelanjutan penting untuk diterapkan. Sistem budidaya pertanian berkelanjutan bertujuan untuk meningkatkan dan memperluas penganekaragaman hasil pertanian guna memenuhi kebutuhan pangan, sandang, papan, kesehatan, industri dalam negeri bahkan memperbesar ekspor. Tujuan akhir adalah meningkatkan pendapatan dan taraf hidup petani, serta mendorong perluasan dan pemerataan kesempatan dalam berusaha dan kesempatan kerja.

“Penjelasan atas Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2019 tentang Sistem Budidaya Pertanian Berkelanjutan merupakan strategi untuk meningkatkan hasil pertanian. Pada hakikatnya adalah pengelolaan sumber daya alam hayati untuk memproduksi komoditas pertanian guna memenuhi kebutuhan manusia secara lebih baik dan berkesinambungan”. Tandasnya.

“Paradigma baru harus menjadi konsen kita adalah pengelolaan pertanian yang mengintegrasikan empat elemen, yaitu aspek lingkungan, sosial, budaya, dan ekonomi sehingga manfaat Pertanian dapat dinikmati dalam waktu yang lama”. Imbuhnya.

Lebih lanjut disampaikan Yessy, Sistem Budi Daya Pertanian Berkelanjutan dilakukan dengan memperhatikan daya dukung ekosistem, mitigasi, dan adaptasi perubahan iklim, serta kelestarian lingkungan guna mewujudkan sistem pertanian yang maju, efisien, tangguh, dan berkelanjutan.

Kegiatan Sosialisasi UU dilakukan dengan disiplin protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran covid-19 dengan jaga jarak, pakai masker, cuci tangan, dan pembatasan jumlah peserta.

(Ade)

Check Also

Info Bank Lampung : Perubahan Jam Layanan

Selama Bulan Ramadhan Layanan Operasional Kas Bank Lampung mengalami Perubahan yakni : Senin – Jumat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *