Home / LAMPUNG / Bandar Lampung / Warga Desa Sabah Balau Kecewa, Pengerjaan jalan Hotmix Terkesan Asal Jadi

Warga Desa Sabah Balau Kecewa, Pengerjaan jalan Hotmix Terkesan Asal Jadi

Lampung selatan, garismerahnews.com-

Sejumlah warga kecewa atas kualitas peningkatan jalan hotmix di Desa Sabah Balau Kecamatan Tanjungbintang, Kabupaten Lampung Selatan.

Warga berpendapat, pihak kontraktor yang melakukan pengerjaan melakukan pekerjaan dengan asal jadi. Berdasarkan plang proyek yang terpasang diketahui kalau pekerjaan pengaspalan ini dikerjakan oleh CV Dian Pratama Sari dengan nilai proyek Rp.1.759.460.992,08.

Nanang Prayoga (41) salah satu Ketua RT setempat yang kesehariannya melintasi jalan tersebut mengatakan perbaikan jalan milik kabupaten itu terkesan asal jadi dan fiktif. “Saya cek dasaran lapennya ambyar kayak gak dikasih cairan aspal. Bagaimana nanti hotmix akan bagus kalo lapennya saja sudah jelek. Kalau kondisinya seperti ini pasti gak lama bakal hancur ini jalan,” ujarnya, Kamis (21/11).

Hal senada diungkapkan Iskandar (40) salah satu tokoh pemuda Kedaton 7. Dia merasa heran perbaikan jalan itu dikerjakan pada malam hari. Sehingga, pengerjaannya terkesan sembunyi-sembunyi.
“Pengerjaannya dimulai dari sebelum magrib sampai larut malam. Enggak tau itu sudah saya temui semalam dengan teman-teman dan saya komplain tapi mereka acuh dan tetap mengerjakan,” katanya.

Sugiarto (60) salah satu tokoh masyarakat setempat merasa prihatin dengan pembangunan drainase yang terkesan asal jadi. “Saya sudah cek sendiri dan saya nanya sama pekerjanya untuk adukan semennya pakai 8:1 atau 9:1,” ujarnya.

Sementara itu, Darno Kepala pekerja proyek mengatakan, dirinya mengaku hanya sebagai pekerja yang ditugaskan mengerjakan proyek jalan dengan lebar jalan tiga meter dan panjang 2400 meter. “Saya cuma pekerja dan pemborong”.

(Rudi)

 1,589 total views,  1 views today

Check Also

Tim Kemendagri Turun Langsung Ke Kutai Kartanegara, Monev Realisasi APBD dan Penanganan Inflasi

TENGGARONG (Gmnews) – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus melakukan monitoring, evaluasi (monev), asistensi realisasi APBD, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *