Home / NASIONAL / Warga Bogor Asri Bahu-Membahu Cegah Penyebaran Covid-19

Warga Bogor Asri Bahu-Membahu Cegah Penyebaran Covid-19

JAWA BARAT (GMNews) – Masa pandemi menjadi masa yang cukup menguras perhatian Mustahal Prakoso (56), Ketua RT Perum Bogas. Ia mengaku memberikan perhatian lebih bagi warga agar tetap tinggal di rumah, menghindari bepergian, dan tidak mudik. Tujuannya memastikan imbauan pemerintah dijalankan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Untuk mencegah tertular Covid-19 yang pertama tetap tinggal di rumah, karena kita tidak pernah tahu siapa orang di luar rumah yang membawa virus,” tegas Mustahal kepada Wartawan GMNews di Bogor, Selasa (24/04/2020) lalu.

Mustahal menuturkan banyak sekali orang tanpa gejala atau OTG menjadi pembawa Covid-19.

“Kita tidak bisa membedakan orang-orang seperti ini dengan mata biasa. Oleh karena itu, jangan bepergian, jangan mudik, jika pun harus keluar rumah selalu menggunakan masker dan menjaga jarak” imbaunya.

Agar wabah tidak meluas, lanjutnya, beberapa warga membentuk satuan tugas (Satgas) protokol kesehatan di tingkat Rukun Warga (RW), dan Rukun Tetangga (RT) sesuai anjuran pemerintah.

“Sesuai arahan Presiden untuk segera dan terus siagakan satuan gugus tugas di lingkungan tempat tinggal, jika ada warga yang bergejala terinfeksi virus Corona dan juga bila ada yang membutuhkan uluran tangan maka harus segera dibantu,” jelasnya.

Ia menambahkan, Satgas Protokol Kesehatan dan Posko Peduli Covid-19 tersebut dibentuk dengan tujuan melakukan sosialisasi dan edukasi pencegahan dengan mensterilkan lingkungan dengan penyemprotan disinfektan yang dilakukan secara swadaya.

“Kami mengingatkan untuk rutin melakukan gotong royong, mari bersatu melawan Covid-19,” ajaknya.

Guna membangun kesadaran masyarakat terhadap pencegahan agar tidak meluasnya pandemi, Satgas juga mendorong setiap warga memahami informasi tentang Covid-19.

“Tentunya yang paling efektif kita tidak bosan-bosan untuk menyampaikan informasi tentang bahayanya virus ini sehingga ada suatu kepedulian dari dalam diri mereka sebagai warga. Kami berharap akan menimbulkan kesadaran dari masing-masing orang perorang atau masing-masing individu,” ungkap Mustahal.

Sekretaris Satgas Covid 19 Wilayah Bogor Asri, Johan menyampaikan bahwa sehari sebelum adanya aturan PSBB Jawa Barat untuk wilayah Kabupaten Bogor, Ketua RT, DKM (Dewan Kemakmuran Masjid), Ketua RW dan Ketua Satgas Covid-19 Bogor Asri telah berkoordinasi mengenai larangan kepada warga untuk tidak melakukan mudik lebaran tahun 2020.

Tambahnya, untuk satgas Covid-19 di wilayah Bogor Asri melibatkan unsur warga serta pemuda dari Karang Taruna yang terdiri dar 22 orang petugas dan terbagi menjadi tiga shift.

“Tidak ada jaminan bahwa selama perjalanan yang dilakukan, seseorang aman dari Covid-19,” kata Johan.

Johan menyatakan sejumlah ragam aktivitas terus dilakukan berupa melakukan pengetatan terhadap pintu-pintu masuk serta jalan tembus atau ataupun jalan-jalan menuju akses utama ke perumahan Bogor Asri.

“Tujuannya untuk menetralisir warga-warga yang kami tidak kenal atau tidak diketahui histori perjalanannya dari mana dan ke mana,” tandasnya.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Widodo Muktiyo menyatakan pemerintah selalu menyediakan kepastian informasi dan menenangkan publik agar tidak panik.

“Tidak mungkin semua hal ditangani pemerintah, tetapi juga tidak bijak, jika pemerintah membiarkan masyarakat berjuang sendiri. Inilah momentum menjadikan bangsa kita, menjadi bangsa yang lebih kuat dan solid. Kita harus melewati masa-masa sulit ini bersama,” tandas Dirjen IKP Widodo Muktiyo.

(pr)

 190 total views,  4 views today

Check Also

OJK Keluarkan paket Kebijakan Lanjutan Stimulus Covid-19

JAKARTA (GMNews) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali mengeluarkan kebijakan lanjutan dengan merelaksasi ketentuan di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *