Home / BERITA TERBARU / Tindak Lanjut Kelurahan Binong Curug Terkait Retribusi Tempat Pemakaman Umum

Tindak Lanjut Kelurahan Binong Curug Terkait Retribusi Tempat Pemakaman Umum

Tangerang (GMNews) – Diduga lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di lokasi Perumahan Binong Permai Blok J, Kabupaten Tangerang Banten telah dijadikan ajang bisnis oleh salah satu oknum pengelola TPU/Pengali Kubur, sehingga memicu mahalnya harga retribusi untuk pengelolaan pemakaman sehingga sangat dikeluhkan oleh beberapa warga masyarakat setempat.

Pada saat awak media mendatangi kantor kelurahan Binong Kec.Curug untuk mengkomfirmasai terkait Pengelolaan TPU berhasil kami temui Juhri Saputra S.pd.I,.M.Si selaku lurah Binong Pihaknya sudah melakukan upaya pemangilan beberapa hari yang lalu melalui Forum RW antara Pengelola Pemakaman dengan Warga serta melibatkan unsur Tiga Pilar (Binamas, Babinsa) karena permasalahan ini bisa di bicarakan serta di cari solusinya agar permasalahan ini tidak larut – larut, sehingga ini tidak menjadi membeban kepada masyarakat dan warga sekitar kami hanya bisa menyarankan agar Forum RW membuat standar SOP karena untuk Retribusi ini sendiri pengelolaannya tidak ada sedikitpun Keterlibatan Pihak Kelurahan karena SK Pengurus Pemakaman terkait Pengelolaanya itu menjadi kewenangan Dinas Pertamanan dan Pemakaman Kab Tangerang Banten.

“Karena sampai detik ini saya baru mengetahuinya ternyata kalau makam, saya baru tau kalau makam ini ada pengelolaanya sendiri serta pihak kami tidak ada keterlibatan sama sekali sedikitpun dari pihak lurah karena dia SKnya langsung dari dinas Pertamanan dan Pemakamaan, yang diSKkan pengelola ada dua orang kalau gk salah dan terkait nominal kita tidak tau nih makanya saya minta forum RW putuskan berapa kira-kira yang setandar baiknya, jadi ada standar yang harus yang dilaksanakan dibawah SOPnya jika si Jenajah adalah masyarakat tidak mampu sama sekali untuk yang tidak mampu itu dia harus membayar tapi harus ada surat keterangan tidak mampu surat SKTM jika masyarakatnya dia mampu y udah gk masalah cuma harus ada setandar – harus ada standar nih RW saya tekankan begitu RW di forum RWnya jadi RW silakan buat standar harganya berapa sampaikan ke forum dan kepengelola makam karena di perdanya tidak dijelaskan harus berapa retribusinya kalau tidak salah dua ratus ribu aja gitu kalau ada hal-hal lain silakan 250 ribu kepemda sebagai pajak misalkan gali berapa, papan berapa, jadi jelasnya begitu berapa yang harus di sepakati . Ungkap Juhri

(Arif Baret)

 804 total views,  6 views today

Check Also

Kapolda Lampung Perintahkan Pelaksanaan Operasi Penyekatan Arus Balik

Bandar Lampung (GMNews) – Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno didampingi Wakapolda Lampung Brigjen Pol …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *