Home / BERITA TERBARU / Polres Pulau Buru Bagikan 740 Paket Sembako di HUT Bhayangkara ke-74

Polres Pulau Buru Bagikan 740 Paket Sembako di HUT Bhayangkara ke-74

MALUKU (GMNews) – Dalam rangka HUT Bhayangkara ke-74 , Polres Pulau Buru menggelar Bakti Sosial pemberian 740 paket sembako dalam rangka mengatasi Pandemi Covid-19 kepada masyarakat yang membutuhkan, Sabtu (27/6/2020).

Bantuan tersebut disalurkan di 12 titik antara lain, SMP berbasis pesantren Darul Hidayah sebanyak 92 paket, buruh pelabuhan 60, Panti asuhan anak Huke Ina 47, tukang ojek 227, Sopir angkot 23, tukang becak 23, Sekolah Luar Biasa (SLB) 102, Purnawirawan Polri 18, Warakuari 12, Tenaga Medis yang melayani Pasien Covid 3, Wartawan,14, Santri TPQ Ramdatul Ilmi 112 orang.

Demikian disampaikan Ketua Seksi Bakti Sosial HUT Bhayangkara ke-74 Iptu Jan Mejer L.
“Bantuan ini diutamakan untuk masyarakat yang sangat membutuhkan dalam mengatasi Pandemi Covid-19, terutama kepada warga dengan ekonomi pas-pasan,” ungkap Perwira Dua Balak ini.

Kapolres Pulau Buru, AKBP Ricky Purnama Kertapati, S.I.K,.M.Si. saat membaca sambutan Kapolri engatakan, momentum Hari Bhayangkara ke-74 kali ini sungguh berbeda dengan tahun- tahun sebelumnya.

“Kita semua dalam kondisi penuh keprihatinan, karena dampak bencana wabah, penyakit menular yang melanda hampir seluruh negara di dunia, juga dampak sosial dan ekonomi yang muncul akibat wabah penyakit ini juga tidak kalah mengawatirkan,” ujarnya.

Oleh karena itu sangat tepat jika tema peringati Hari Bhayangkara kali ini adalah Kamtibmas kondusif masyarakat semakin produktif. Tema ini dapat dimaknai adanya kepedulian Polri akan kondisi masyarakat saat ini, Polisi senantiasa hadir untuk masyarakat.

“Bhakti sosial yang kita laksanakan saat ini adalah wujud nyata dari kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak langsung Covid-19.

Ia menambahkan, sebanyak 45 ribu paket sembako akan didistribusikan ke berbagai wilayah distabilitas dan beberapa kelompok masyarakat lainnya.

“Untuk itu, Polri harus selalu hadir untuk masyarakat, karena secara historis memang Polisi itu terlahir dan terbentuk dari masyarakat dan bekerja untuk masyarakat,” pungkasnya.

(sofyan)

 1,060 total views,  2 views today

Check Also

Bidik Kesejahteran Guru di Provinsi Lampung, Arinal Luncurkan Kartu Pendidik Berjaya

BANDAR LAMPUNG (GMNews) – Demi meningkatkan kesejahteran tenaga pendidik, terutama bagi guru honor murni, Gubernur …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *