Home / LAMPUNG / Bandar Lampung / Pilkada 2020, Firmansyah Sowan ke Ketua MUI Bandar Lampung

Pilkada 2020, Firmansyah Sowan ke Ketua MUI Bandar Lampung

Bandar Lampung, garismerahnews.com – Bakal calon Wali Kota H. Firmansyah Alfian terus menggalang dukungan dalam kontestasi Pilkada Bandar Lampung September 2020 mendatang. Kemarin, Rabu (8/1/2020), Firmansyah bersilahturahim dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandar Lampung Dr. H. Amirudin, M.Pdi.

Dr. Amirudin mengatakan dalam menjalani kehidupan, ada rezeki yang harus dijemput dan ada rezeki yang memang sudah datang sendiri. Sehingga, ikhtiar wajib dilakukan untuk mendapatkan rezeki dan ridho dari Allah SWT.

“Termasuk untuk maju sebagai Wali Kota Bandar Lampung, kita memang harus berikhtiar guna menjemput takdir. Dan, saya selalu berdoa agar Pak Firman sukses dalam pencalonan sebagai Wali Kota Bandar Lampung dan diberi amanah membangun kota ini,” kata Amirudin.

Dia mencontohkan, dalam hidup, manusia harus memiliki ilmu. Sedangkan ilmu diperoleh dari belajar.

“Apalagi, yang saya tahu majunya pak Firmansyah niatnya untuk ibadah. Sehingga, kunjungan silahturahmi dan mencari dukungan itu memang harus dilakukan,” kata dia.

Kehadiran Firmansyah menemui Ketua MUI Bandar Lampung didampingi Ustad H. Suratno. Dalam pertemuan itu, hadir pula Ketua Pengurus Wilayah (PMW) Persatuan Guru NU (Pergunu) Lampung Kiyai Jamaludin Malik.

“Saya yakin melalui jalur perseorangan ini, dukungan akan lebih ril dan kokoh untuk menjadi pemimpin di Bandar Lampung,” kata dia.

Sementara, Calon Wali Kota Bandar Lampung H. Firmansyah mengatakan niatannya maju dalam kancah politik ini untuk mengajak warga Bandar Lampung selalu berjamaah.

“Bukan hanya salat berjamaah, tapi bagaimana membangun kota ini secara bersama-sama,” kata dia.

Banyak program yang telah disusun Firman, salah satunya adalah mendidik anak-anak usia sekolah yang tidak mengenyam pendidikan di pesantren atau sekolah Islam.

Bahkan, kata Firmansyah, selain menjadikan anak-anak melek Alquran, pemerintah daerah juga bisa menyeleksi anak-anak yang memiliki bakat hafiz Alquran  diberikan beasiswa masuk pondok pesantren atau sekolah umum, dengan tetap memperhatikan hafalan Alqurannya.

“Jika ada yang ingin jadi hafiz Quran kita arahkan masuk pondok pesantren, jika ada yang ingin jadi polisi atau dokter kita masukan ke sekolah umum, agar mereka menjadi polisi atau dokter yang spiritualnya baik dan hafiz Quran,” kata dia. (put)

 282 total views,  2 views today

Check Also

Featured Video Play Icon

Ketua KPK RI Dan Polda Lampung Gelar Pertemuan Tertutup

BANDAR LAMPUNG (GMNews) – Kapolda Lampung Irjen Pol Drs. Purwadi Arianto bersama Wakapolda Lampung Brigjen …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *