Home / BERITA TERBARU / Pihak Kecamatan Sepatan Tidak Pernah Mengetahui Pungutan Uang Sewa Kebersihan Para Pedagang PKL Di Depan Kantor Camat

Pihak Kecamatan Sepatan Tidak Pernah Mengetahui Pungutan Uang Sewa Kebersihan Para Pedagang PKL Di Depan Kantor Camat

Tangerang (GMNews) – Pagar Depan Kantor Kecamatan Sepatan penuh dengan para Pedagang Kaki Lima (PKL), ada pedagang kuliner tanpa menggunakan gerobak dan ada pula yang mengunakan gerobak dorong sehingga lahan trotoar beralih fungsi jadi lokasi usaha kuliner hanya dengan membayar uang kebersihan istilah bahasa yang mereka kenal atau bahasa yang sering mereka gunakan kepada para pedagang Kaki Lima atau Pedagang Kuliner.

Adanya dugaan pungut uang istilah kebersihan itu yang dibayarkan melalui Punguyuban Koordinator Persatuan Pedagang Gerobak (PPG) Kecamatan, Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (06/10/21).

Saat awak media menemui dan meminta keterangan kepada salah satu pedagang yang tidak mau di sebutkan identitasnya, mengatakan mereka di pintai uang kebersihan pergerobak yang nilainya bervariasi sebesar Rp. 350.000,- yang dikumpulkan kepada sesama pedagang kuliner dan di berikan Kepada Koordinator Persatuan Pedagang Gerobak (PPG) ketika awak media meminta informasi siapa nama pedagang tersebut tetapi pedagang diam tidak berani membuka nama identitas otak dari yang diduga penerima uang sewa lahan trotoar tersebut.

“Kami di mintai dana uang untuk kebersihan melalui Koordinator PPG, setiap bulan 350.000/grobak”, ungkap AD.

Menurut informasi salah satu pedagang gorengan menyampaikan kepada awak media mengatakan “Kalau bapak mau berdagang di sepanjang jalan trotoar yang lokasinya di depan kantor kecamatan, bapak cukup bayar uang kebersihan, iuran mesjid dan uang keamanan cuma 350.000, bapak sudah bisa berjualan disini kalau mau lihat pembeli rame dari jam jam 16.00 wib sampai jam 23.00 wib, bapak datangnya dari jam 18.00 sampai jam 23.00 Wib, itu pasti penuh oleh pedagang kuliner dorongan” ucapnya.

Ketika dikomfirmasi oleh salah satu awak media kepada Satuan Polisi Pamong Peraja Kecamatan Sepatan tapi saat itu Pimpinan Satuan Polisi Pamong Peraja tidak ada di tempat. ungkap salah satu anggota Satuan Pamong Peraja kepada salah satu awak media”sedangkan bapak lagi di luar, kemungkinan pak komadan tidak datang lagi, kalau juga datang mungkin cuma absensi saja”. ungkapnya.

Ketika salah satu awak media menghubungi Camat Sepatan Dadang Sudrajat, Kamis (07/11/21) melalui percakapan Whats App, menyampaikan bahwa pihaknya pada prinsipnya tidak pernah tahu dan tidak pernah ada pungutan dan pihaknya tidak akan melakukan tindakan apapun, abaikan saja, apa lagi menertibkan pedagang kaki lima buat apa di tertibkan, tentunya bukan hanya di lokasi kantornya saja diwilayah lain juga ada.

“cek.llagi ke pedagangnya sj …prinsip.kami tidak.tahu da tdk pernah ada.pungutan dari pihak.kami tks”, abaikan saja Pihaknya tidak akan menertibkan kenapa.di tertibkan?, pkl.bukan sj depan kantor kami wilayah lain pun.ada…”ungkapnya .

(Arif Baret)

 1,144 total views,  4 views today

Check Also

Giany Putri Arief Ajak Masyarakat Gunakan L Online Dari Bank Lampung

Bandarlampung (GMNews) — Lahir di Bandar Lampung pada 21 Juli 1999, Giany Putri Arief berhasil …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *