Home / LAMPUNG / Bandar Lampung / Pengamanan Sidang Pleno Ike-Zam Berlebihan, Polisi Dorong Wartawan Saat Meliput

Pengamanan Sidang Pleno Ike-Zam Berlebihan, Polisi Dorong Wartawan Saat Meliput

BANDAR LAMPUNG (GMNews) – Polisi menghalangi tugas wartawan. Hal ini menanggapi beberapa kekerasan yang menimpa jurnalis saat meliput sidang pleno caden Ike Zam di kantor Bawaslu, Sabtu (12/9/2020).

Salah satu wartawan Pikiran Lampung, Wawan, menjadi korban ditarik dan didorong salah seorang polisi yang bernama Ridwan saat para awak media akan masuk meliput di depan kantor Bawaslu Kota Bandar Lampung.

“Tadi bahu saya ditarik dan saya didorong dengan keras sama polisi ini,” ujar Wawan didepan rekan media dan di depan polisi yang mendorongnya.

Bukannya minta maaf, Ridwan polisi yang tadi mendorongnya justru menantang wartawan tadi dengan nada keras.

“Jadi lu mau apa,” ujar Ridwan.

 

Wawan (baju biru), wartawan Pikiran Lampung

Hal itu Juga yang menimpa Angga, wartawan Lampung visual dimarah dan tidak boleh masuk ke area lokasi. Dan masih banyak lagi wartawan yang dilarang masuk ke area Bawaslu.

“Pak polisi kami ini mau meliput, tolong izinkan kami masuk,” ujar salah seorang wartawan.

Menurut Wawan, para pewarta yang sedang bertugas itu dilindungi undang-undang. Tak boleh ada siapapun yang mengintervensi.

“Tidak boleh intervensi media, kami ini dilindungi undang undang pers,” tutup Wawan.

(Ros/Rudi)

 403 total views,  11 views today

Check Also

Gubernur Apresiasi Bantuan Ventilator dan VTM untuk Penanganan Covid-19 dari DPP Partai Gerindra

BANDARLAMPUNG (GMNews) – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengapresiasi pemberian bantuan 6 buah alat ventilator dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *