Home / BERITA TERBARU / Ketua AWPI Lampung Tegaskan Wartawan Bukan Untuk “Menakuti Dan Ditakuti”

Ketua AWPI Lampung Tegaskan Wartawan Bukan Untuk “Menakuti Dan Ditakuti”

Lampung Meningkatnya guru yang melapor ke polisi tentang wartawan. Demikian laporan Wahrul Fauzi, anggota DPRD Provinsi Lampung.

Kader Partai Nasdem mengatakan bahwa guru tidak perlu takut kepada wartawan dan LSM jika mereka percaya itu benar, katanya, dikutip dari media online, Rabu (13/10).

Disisi lain, Refky Rinaldy, Ketua DPD AWPI Provinsi Lampung, juga angkat bicara, yang mengatakan secara fungsional jelas bahwa jurnalis adalah profesi yang membela nilai-nilai etika dalam profesi jurnalistik, dan tidak ada titik temu. yang mengarah pada tindakan intrusif dan represif.

“Wartawan mempunyai pedoman teknis pelaksanaan kerja jurnalistik, wartawan harus mengikuti aturan UU Pers No.” jelas presiden DPD AWPI Provinsi Lampung.

Saya juga setuju, lanjutnya, dengan apa yang dikatakan Bang Wahrul Fauzi bahwa guru tidak boleh takut dengan wartawan. “Namun, beberapa hal lain juga perlu diwaspadai. Ini adalah pendekatan AWPI ke depan untuk membangun dan membangun sinergi dengan masyarakat luas. Dianggap penting untuk mengenal pers di semua level agar tidak membuat asumsi buruk. profesi jurnalistik,” jelasnya.

“Ke depan, DPD AWPI Provinsi Lampung bersama DPC AWPI di Kabupaten/Kota SeLampung siap memenuhi kebutuhan semua lapisan masyarakat. Menginformasikan kepada AWPI di daerahnya masing-masing dan memerintahkan kepada seluruh DPC AWPI di kabupaten kota untuk menjaga harkat dan martabat kita sebagai wakil pers,” ujarnya.

Bung Refky juga menegaskan bahwa wartawan yang tergabung dalam AWPI harus menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan profesional dalam pelaksanaan pekerjaan jurnalistik, jika ada orang yang mencoba melakukan ini, saya tidak akan mentolerirnya, saya akan mengambil sanksi berat, jika perlu mencabut status keanggotaan AWPI Anda, Bung Refky. Terakhir, ia mengatakan bahwa ke depan, Provinsi AWPI Lampung di bawah komandonya akan memastikan tidak ada anggota AWPI yang mengabaikan aturan dan etika organisasi, serta KEJ dan produk hukum pers lainnya.

“Salah satunya akan memaksimalkan Diklat Jurnalistik AWPI SeLampung, setidaknya diklat ini dapat memberikan wawasan dan memperkuat SDM AWPI dalam menjalankan fungsi jurnalistiknya, sesuai dengan visi saya, sebagai AWPI Lampung untuk barometer pers di negeri Sai Bumi Ruwa Jurai ini,” pungkasnya.(*)

 1,901 total views,  4 views today

Check Also

Dansat Bromobda Lampung Kunjungi Kantor SMSI

Bandar Lampung (GMNews) – Dansat Brimobda Lampung, Kombespol Wahyu Widiarso Suprapto anjangsana ke kantor Serikat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *