Home / BERITA TERBARU / Dugaan Penipuan, YG Terancam Dilaporkan

Dugaan Penipuan, YG Terancam Dilaporkan

JATIM, SITUBONDO (GMNews) – Ketua Komunitas Perkumpulan Jurnalis (APSi Group) Aliansi Pewarta Situbondo Frengky Hendra Istiawan menjadi korban kejahatan, niat baik yang diberikan malah berbalas penipuan.

Berawal dari YG (Terduga) mendatangi kediaman Frengky selama 3 hari berturut – turut, mulai Kamis (29/10/2020) sampai Sabtu (31/10/2020), dengab niat meminta bantuan pinjam uang sebesar Rp2.000.000 dengan alasan untuk mengkiret kandungan istrinya yang masih berumur 2 bulan.

Pinjamanpun diberikan senilai satu juta rupiah pada Minggu (1/11/2020), dengan kesepakatan perjanjian secara lisan mengembalikan pada Kamis (1/12/2020) batas waktu 1 bulan.

Frengky menjelaskan, setelah batas waktu kesepakatan, YG belum jyga membayar hutang yang dijanjikan. Hingga akhirnya, pihaknya meminta Pemerintah Desa (Pemdes) Gudang Kecamatan Asembagus guna memediasi secara kekeluargaan. Mediasi dilaksanakan pada Senin (7/12/2020), namun YG tetap tidak bertanggung jawab.

“Sampai Batas kesepakatan YG tidak pernah menghubungi saya, sampai saya meminta mediasi secara kekeluargaan di Desa Gudang karena dia menikah dan berdomisili disana, dia menulis pernyataan ternyata tetap saja Bulsyit, jadi ini sudah kesepakatan terakhir jadi saya mengambil langkah hukum saja,” paparnya.

Ketua Jurnalis APSi Group ini juga menyampaikan, masalah nominal seperti itu tidak dipermasalahkan, hanya saja mempermainkan seseorang itu yang tidak bisa diterima olehnya.

“Saya masalah uang bisa saya ikhlaskan, tapi kalau ada niatan dugaan menipu itu yang tidak bisa saya terima. Terlebih sang istri mengaku tak tau tentang pengakuan suaminya bahwa ia telah dikiret,” ketusnya.

Sedangkan Desi (istri YG) mengaku bahwa dirinya tidak tahu apa-apa, dan mengatakan bahwa suaminya sering dicari orang dengan kasus yang sama.

“Saya tidak tahu mas, saya tahunya dari mertua, dan lagian ini bukan hanya sekali dan bukan hanya sampean saja (Frengky) tapi banyak mas saya sama orang tua sampai malu sama tetangga,” kata Istri YG.

Kepala Desa Gudang Kecamatan Asembagus Kabupaten Situbondo, Mujiono S,E Menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan mediasi, tapi YG tetap saja tidak bertanggung jawab.

“Berdasarkan mediasi, kesepakatan disepakati oleh kedua pihak. YG menulis pernyataan sanggup mengembalikan Uangnya pada Tanggal 1 Januari 2021, namun wampai jatuh tempo, YG juga tidak ada niatan baik untuk mendatangi saudara Frengky,” ujar Kades Gudang.

Saat Frengky (Korban) ingin melakukan jalur Hukum, Kepala Desa Gudang sangat siap menjadi saksi jika diperlukan.

“Apapun jalur mas Frengky lakukan, meski ke jalur hukum kami pihak Pemerintah Desa Gudang, Kecamatan Asembagus siap menjadi saksi kapanpun dan dimanapun,” tegasnya.

(tim)

 365 total views,  4 views today

Check Also

Kapolres Pimpin Sertijab Kabagops Polres Lampung Utara

LAMPUNG UTARA (GMNews) – Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudho M, S.I.K., M.Si. memimpin upacara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *