Home / BERITA TERBARU / Dugaan Pemalsuan Tandatangan, Peratin Pekon Padang Rindu Dilaporkan ke Inspektorat

Dugaan Pemalsuan Tandatangan, Peratin Pekon Padang Rindu Dilaporkan ke Inspektorat

PESISIR BARAT (GMNews) – Karena dianggap kurang transparan dalam pengelolaan dana desa tahun anggaran 2019 hingga 2020, Peratin Pekon Padang Rindu, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat dilaporkan Lembaga Himpunan Pekon (LHP) ke inspektorat Lembaga Himpun Pekon (IHP) Pekon Padang Rindu.

Pelaporan berdasarkan atas dugaan pemalsuan tanda tangan dan penyelewengan anggaran yang ada di pekon tersebut. Mulai dari pembangunan mandi cuci kakus (MCK) yang upah harian orang kerja (HOK) tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Kami melaporkan dugaan pemalsuan tanda tangan yang dilakukan oleh peratin bersama aparaturnya, karena saya tidak pernah menerima berkas apdes apalagi menandatangani, dalam perencanaan dan pelaporan realisasi pembangunan selama kami menjabat, juga ada dugaan penyelewengan anggaran dana desa,” ujar Sekretaris Lembaga Himpun Pekon Padang Rindu, Efidar, di kantor inspektorat (17/2/2021).

Selain pemalsuan tanda tangan, ia juga menuding upah kerja pada pembangunan MCK yang seharusnya dibayar 6 juta per unit tetapi hanya dibayarkan 2 juta, sehingga ada selisih 4 juta dalam satu unit.

“Untuk pembangunan 30 unit MCK, jadi selisih upah yang dibayarkan 120 juta, hal ini cukup fantastis,” ucap Efidar.

Ia menambahkan, hasil pembangunan yang ada di pekonnya tersebut dianggap kurang maksimal dan tidak memenuhi standar, dan juga tidak jelas unsur manfaatnya. Terkait permasalahan di atas, insfektorat akan memanggil pihak peratin dan LHP Senin mendatang (22/2/21).

“Laporan sudah kami serahkan dan diterima inspektorat, hari Senin akan dipanggil peratin dan LHP,” tutupnya.

(byg/yus)

 943 total views,  2 views today

Check Also

Wabup Azwar Salurkan Bantuan Untuk Masjid,Mushola dan Anak Yatim

Lampung Timur (GMNews) -WAKIL BUPATI LAMPUNG TIMUR AZWAR Hadi Memberi Sambutan dan dilanjutkan dengan Penyerahan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *